Minggu, 29 Agustus 2010

lagu untuk "SAHABAT"

Sebuah Kisah Klasik Untuk Masa Depan

Jabat tanganku, mungkin untuk yang terakhir kali
Kita berbincang tentang memori di masa itu
Peluk tubuhku usapkan juga air mataku
Kita terharu seakan tidak bertemu lagi

Bersenang-senanglah
Kar'na hari ini yang 'kan kita rindukan
Di hari nanti sebuah kisah klasik untuk masa depan
Bersenang-senanglah
Kar'na waktu ini yang 'kan kita banggakan di hari tua

Reff:
Sampai jumpa kawanku
S'moga kita selalu
Menjadi sebuah kisah klasik untuk masa depan
Sampai jumpa kawanku
S'moga kita selalu
Menjadi sebuah kisah klasik untuk masa depan

Bersenang-senanglah
Kar'na hari ini yang 'kan kita rindukan
Di hari nanti...

Ke: Reff

Mungkin diriku masih ingin bersama kalian
Mungkin jiwaku masih haus sanjungan kalian


                                                               

                                                                    with XI IPA 5


Sabtu, 21 Agustus 2010

20.08.2010

Hari itu aku bnr-bner sedih ..
sedih krena hri itu hri jdian gue sma dya !! entah knp stiap tgl 20 gue slalu tumpahin air mta ..Sakit rasa'a klo setiap tgl 20 slalu dan slalu sprti itu, tapi ini kenyataan .. gue blom kuat ataupn bsa ngelupain smua'a !! padhal sdah 2 blan lbih gue gga bersama'a lg.. Tapi gue msh rindu akn kehdran'a dan gue msh sedih tnpa kehadiran'a .. ada sebuah pepatah menytkan :

" ketika seorang WANITA menangis, itu bukan berarti DIA ingin terlihat lemah, melainkan DIA sudah tak sanggup berpura-pura kuat akan perasaan'a "

FADIL gue masih sayang sama lo .. gue bngung hrus gmna lgi ?? tapi ungkapan itu mngkn skrng dah gga ad artinya lg, krna lo udh menyayangi seseorng !! dan gue akn merasa berslah klo gue menyayangi orng yang sudah menyayangi orng lain ..
 
"Cinta tidak menyadari kedalamannya dan terasa pada saat perpisahan pun tiba. Dan saat tangan laki-laki menyentuh tangan seorang perempuan lain, mereka berdua telah menyentuh hati keabadianku."

Jumat, 20 Agustus 2010

sang "PUITIS"

Dengarkan kisahku... .
Dengarkan, tetapi jangan menaruh belas kasihan padaku: kerana belas kasihan menyebabkan kelemahan, padahal aku masih tegar dalam penderitaanku..

Jika kita mencintai, cinta kita bukan dari diri kita, juga bukan untuk diri kita. Jika kita bergembira, kegembiraan kita bukan berada dalam diri kita, tapi dalam Hidup itu sendiri. Jika kita menderita, kesakitan kita tidak terletak pada luka kita, tapi dalam hati nurani alam.

Jangan kau anggap bahawa cinta itu datang kerana pergaulan yang lama atau rayuan yang terus menerus. Cinta adalah tunas pesona jiwa, dan jika tunas ini tak tercipta dalam sesaat, ia takkan tercipta bertahun-tahun atau bahkan dari generasi ke generasi.

Wanita yang menghiasi tingkah lakunya dengan keindahan jiwa dan raga adalah sebuah kebenaran, yang terbuka namun rahsia; ia hanya dapat difahami melalui cinta, hanya dapat disentuh dengan kebaikan; dan ketika kita mencuba untuk menggambarkannya ia menghilang bagai segumpal wap.


BY : Kahlil Gibran